al fatihah
Dalam sibuk sebuah kota yang tidak sebesar mana, berdiri seorang manusia ini di sebalik dinding kaca yang tidak setinggi mana, merenung ke arah sebuah bangunan yang tidak seindah mana, di dalam sebuah toko ilmiah yang tidak sehebat mana.
Di tangan manusia ini, tergenggam sebuah karya seorang manusia itu yang akan pertama kali dibacanya, karya seorang manusia yang cukup besar, tinggi, indah dah hebat sekali.
Akhirnya, manusia itu yang menjadi inspirasi setiap karya manusia yang ini, berangkat untuk bertemu Yang Maha Satu.
Tiada karya yang lain mampu dibaca manusia yang ini selain karya yang diwahyu oleh Yang Maha Besar, Yang Maha Tinggi, Yang Maha Indah dan jua Yang Maha Hebat…
Al-Fatihah.
Arena Wati : 1925 – 2009

January 27th, 2009 at 2:08 am
al-fatihah…semoga rohnya dicucuri rahmat..
ashabulz´s last thought..muNgkiNkaH LanGKahKu seMakiN TiNgGi?
January 27th, 2009 at 10:21 am
waaaaa… thanks Wahaza..menjadi renungan bersama. Insaf kejap
Syukur´s last thought..CNY In Baba And Nyonya Style In The Historical Malacca Town
January 27th, 2009 at 12:15 pm
Ashabulz, tiada karya yang paling agung berbanding Surah Al-Fatihah
January 27th, 2009 at 12:16 pm
Syuk,untuk renungan bersama…